Sabtu, 31 Maret 2018

MUTUAL AND COUNSELING SERVICES IN ADVANCED SCHOOL

In school activities, students need guidance not just learning. Fellow students to become better and effective mentors are classroom teachers. However, this course aims to get the right guidance for students. Subject teachers should have knowledge of the pattern, counselors and counseling in the school. in intended to guide the child towards a more optimal and not arbitrary.
Student Needs and Guidance.
             An individual's needs arise because of his psycho-physical growth and development. Encouragement is a major factor in the emergence of such needs and impulses naturally (as well) and because of the learning process that will encourage an individual to behave in fulfilling his needs. What matters most is the effort to help meet the needs of an invidu or student who faces many problems caused by very different conditions between adolescence.
To that end, the student's need for guidance is as follows:
1. Know and understand the potential, strength, and development tasks.
2. Know and understand the potential or opportunities that exist in the environment.
3. Identify and determine the goals and plans of his life as well as the plan for achieving those goals.
4. Understand and mangatasi difficulties - own difficulties.
5. Using his or her ability for the benefit of himself, the interests of the institution of work and the community.
6. Adapt to the circumstances and demands of the environment.
7. Developing all the potential and strength that it has optimally.
Field of Contents Guidance
             The content area of guidance is formulated into three main components, namely:
1. Basic guidance services.
This is a guidance service that aims to assist students in developing effective behavior and improve their life skills.
2. Responsive service.
This is a guidance that aims to help meet the needs that students feel so important at the moment. This service is more preventive or curative. The responsive service contents are as follows:
· Field of education
The topic is the selection of courses in high school that match the talents, interests and abilities, and the selection of advanced courses in college.
· Field of learning.
The topic is how to learn effectively and how to overcome learning difficulties.
· Social field.
The topic is how to choose a good friend, how to maintain good friendships and how to resolve conflicts with friends.
· Private fields.
Topics are the formation of career identity, the introduction of characteristics, and the work environment, as well as the formation of career patterns.
· Field discipline.
The topic is the introduction of school rules and the development of disciplinary attitudes and behaviors.
· Narcotics field.
The topic is the introduction of the dangers of drug users and the prevention of the dangers of narcotics.
· The field of social behavior.
Topics are the introduction of the dangers of free sex behavior, the way of good dating, and the prevention of free sex behavior.

Minggu, 04 Maret 2018

Guidance and Counseling

Guidance and Counseling is the process of interaction between counselor with counselee either directly or indirectly in order to assist the counselee in order to develop his potential or even solve the problems he experienced. Counseling and Counseling can also be defined as systematic, objective, logical, and continuous and programmed efforts by counselors to facilitate counselee development to achieve independence in their lives.


Senin, 16 Oktober 2017

Keterkaitan Pembelajaran Sastra dengan Aspek Berbahasa lainnya

     Sesuai dengan hakikat perkembangan anak yang bersifat holistik, pembelajaran sastra juga perlu keholistikan atau kepaduan dengan asfek berbahasa lainnya seperti membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Berikut hubungan sastra dengan ke 4 asfek berbahasa yang lain.
A.         Hubungan Sastra dengan Membaca.
    Kemampuan sastra anak tidaklah murni kemampuan hereditas atau bawaan. Kemampuan sastra anak juga di dapat dengan cara membaca sastra orang lain baik yang setingkat maupun hasil sastra dari pujangga-pujangga besar. Dari hasil membacanya dia akan memperoleh lebih banyak pembaharuan kata yang dimiliki serta kaidah penulisan yang benar.
B.          Hubungan Sastra dengan Menulis.
    Kaitan sastra dengan menulis sangatkah erat Kemampuan sastra anak dapat dilihat dari hasil tertulis meskipun itu bukan satu-satunya cara yang dapat digunakan. Tulisan-tulisan yang telah dibuat anak, itu merupakan bukti identik kemahiran anak dalam sastra.
C.         Hubungan Sastra dengan Menyimak.
    Kelain dari membaca, kemampuan sastra anak dapat juga berkembang melalui proses menyimak. Sebagai contoh anak dapat menambah kemampuannya dalam membuat puisi karena sering mendengar deklamasi dan pembacaan puisi.
D.         Hubungan Sastra dengan Berbicara.
    Sastra dapat ditunjukkan lewat berbicara. Semakin sering kita menyajikan sastra maka kemampuan sastra kita juga akan meningkat.

              Mengingat hubungan sastra dengan asfek pembelajaran sastra lainnya begitu erat maka pembelajaran sastra tidak dapat dipisahkan dengan asfek pembelajaran bahasa yang lain.


Kamis, 01 Juni 2017

Fungsi Teknologi Informasi dalam Proses Pembelajaran

Teknologi informasi dalam Proses Pembelajaran memiliki beberapa fungsi, terutama komputer dan internet. Diantaranya: 


  1.  Mempermudah Guru dalam menyusun, mencari dan juga mengolah data. 
  2.  Mempermudah Siswa dalam mencari materi
  3.  Membantu individu maupun kelompok untuk mengerjakan tugas.
  4.  Memberikan kemudahan dalam pembelajaran dengan metode visual dan audio
  5.  Menjadikan teknologi informasi sebagai alat dalam suatu program kegiatan, sehingga kegiatan  tersebut lebih teratur dan terstruktur.

Senin, 29 Mei 2017

Peranan Teknologi Informasi dalam Proses Pembelajaran

Seperti kita ketahui bahwa saat ini di era millennium menuntut agar semua orang dapat mengakses TIK,dalam proses pembelajaranpun sangat berpengaruh terhadap hasil yang di peroleh karenakan telah di permudah melalui TIK dalam proses penyampaian materi,baik audio dan visual.
Dalam rangka untuk menunjang proses pendidikan kini penggunaan TIK sering di terapkan di setiap pembelajaran,untuk itu siswa akan lebih mudah dalam proses penerimaan dan penyampaian materi,Selain itu banyak media pembelajaran melalui E-Learning,banyak web menyediakan E-Learning untuk membantu Guru dalam memberikan Tugas.
Kemudian saat ini telah banyak sekolah yang menerapkan sistem ujian menggunakan komputer (UNBK),untuk menunjang siswa agar dapat melaksanakan ujian menggunakan komputer maka  dalam semua mata pelajaran didukung menggunakan TIK,baik digunakan sebagai sarana penyampaian materi maupun presentasi siswa.
Penggunaan TIK dalam proses pembelajaran berperan sebagai media yang mempermudah penyampaian dan penerimaan materi, Beberapa diantaranya sebagai berikut.
1. Pembelajaran melalui E-Learning.
2.  Pembelajaran melalui presentasi.

3. Pemenuhan materi melalui Internet.

Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet.